Posts

High five, Mom!

31 Desember 1993 tengah malam, waktu itu mamaku abis makan kodok goreng pas perayaan akhir tahun lalu merasakan sesuatu akan keluar dari rahimnya. Didalam perut mamaku ada aku yang uda gak sabar untuk keluar dan melihat dunia. Mamaku mengalami kontraksi amat hebat. Tanda akan segera melahirkan. Mamaku lalu dibawa ke rumah sakit St. Vincentius Surabaya. Sayangnya, setiba di rumah sakit, mamaku tidak langsung mendapat pertolongan pertama, meski air ketuban uda mulai pecah :( Para suster jaga rupanya masih sibuk dengan euforia tahun baru. Menurut cerita mama, hanya mamaku yang melahirkan pada saat malam tahun baru waktu itu disana. Tapi untunglah, dalam keadaan yang masih sadar meski kehilangan banyak cairan, mamaku akhirnya ditolong oleh beberapa suster jaga dan seorang bidan  yang masih keturunan Belanda. Mamaku lupa siapa nama bidan itu. Yang diingat mamaku, bidan itu memarahi para suster jaga karena membiarkan mamaku mengluarkan air ketuban yang begitu banyak. Lalu, bidan itu...

Rush

Image
Jadi kmaren aku sama temen-temen kerja nonton film yang judulnya Rush. Film ini based on true story, tentang rivalitas klasik pebalap F1 Niki Lauda (Daniel Bruhl) dan James Hunt (Chris Hemsworth). Aku sih bukan penggemar F1, satu-satunya pebalap F1 yang aku tahu itu Kimi Raikkonen, soalnya ganteng (._.) . Jadi alasan kita nonton film ini adalah karena salah satu temen kerjaku itu maniak banget sama F1, katanya dia udah nunggu film ini selama setahun, dan dia bilang Chris Hemsworth akan main di film itu. Lupakan temanku yang maniak F1, aku langsung mengiyakan buat nobar karena ada Aa' Chris disana \(^^)/ . Oke, jadi temenku memberi sedikit info sih soal Niki Lauda dan kecelakaan yang ia alamai waktu Nurburging Grandprix sebelum nontom film ini.  Ketika diceritain sih aku biasa aja, kan emang F1 olahraga yang berbahaya ya, kalo kecelakaan sih wajar. Tapi itu semua berubah ketika dia jalan sama cewek lain... (nyet, bukan sesi curhat ini nyet) Enggak-enggak, maksudnya itu semua berubah...

Life begins when you are ready...

Banyak orang yang bilang kalo hidup dimulai ketika berumur 40 tahun. Aku pribadi nda ngerti soal hal itu. Gini loh, kenapa hidup dimulai ketika berumur 40 tahun? Lah tahun-tahun sebelumnya emang kita ga hidup, gitu? Trus kegiatan bernafas yang kita lakuin tiap hari itu gunanya apaan? Bullshit lah kalo hidup dimulai ketika umur berapapun. Hidup dimulai ketika kita siap unuk hidup. Why am i saying that? Because i can. Hahahaha. No, kenapa aku bilang kayak gitu, karena ketika bernafas, makan, eek, ML, atau apalah itu bukan deskripsi soal kehidupan yang sebenarnya. Let me tell you something. Hidup adalah ketika kamu tahu masalah hidup kamu. Menurut penalaranku sendiri, karena itulah banyak yang bilang kalo hidup dimulai ketika berumur 40 tahun. well, aku emang belum pernah berumur 40 tahun. Akan butuh 21 tahun lagi untuk menuju ke umur segitu. (Hell yeah, i'm 19 years old and you're being dikhotbahi by anak bau kencur.) Tapi, aku sudah banyak melihat orang-orang yang berumur 40 tah...

Kalo UTS, jadi mualaf aja!

#RamadhanBercerita kali ini aku mau nyeritain rasanya jadi satu-satunya non-muslim di kelas waktu aku masih kelas 1 SMA. Well, ceritanya gak lucu sih (ini kan bukan materi standup, kak), cuma sangat berkesan banget. Jadi, kalo sebelumnya kalian baca postingan sebelumnya, yang aku  jadi korban salah sangka guru agama islam, disini aku mau ceritain gimana rasanya ngerjain soal ulangan Agama pas UTS. Jadi, disaat teman-temanku mengerjakan soal tentang rukun Islam dan bagaimana tata cara solat yang benar, aku ngerjain soal tentang buah-buah roh dan perjalanan Rasul Paulus (which was very difficult karena setiap pelajaran Agama kristen aku tidur. Abisnya ngebosenin, kayak ikut persekutuan doa). Temen-temen yang lain mah enak kalo ga bisa ngerjain salah satu soal, bisa diskusi bareng (baca: nyontek massal). Lha aku? Mau diskusi ama siapa? Bodohnya, gak nyiapin contekan pula. Apeslah, itu soal aku UTS cuma aku pandangin sambil nyoba inget-inget apa yang sekiranya aku inget waktu pelajaran...

"Aku gak puasa tauuuuukkkk!"

Halo, i'm back with #RamadhanBercerita ! Kali ini aku mau nyeritain pengalaman dikira muslim pas jaman SMA. Sering banget gitu, aku ini dikira pemeluk agama islam. Ya itu mungkin karena aku punya sedikit darah arab *uhuk* yang diturunin dari Alm. papa. Iya, papaku itu keturunan arab-cina-jawa dari nenek ama kakekku. Gitu. Trus papaku nikah ama mamaku yang jawa tulen, jadinya nurun ke aku tinggal ampas-ampasnya aja udah. Lah yang ketahuan cina banget itu cuma Alm. Piranti, kakakku yang kedua. Sipit soalnya. Kakakku yang pertama jawa banget. Aku?  Huahahahaha. Well, kata mama seenggaknya garis wajahku tajem banget kayak orang arab. Ya gitu ma? Dan....mungkin karena itu juga banyak yang ngira aku pemeluk agama islam. Ini true story, kan aku dulu sekolah di SMK Negri 8 Surabaya ya, pas kelas satu, waktu pelajaran Islam kan aku keluar kelas gitu, eh dimarahin sama guru agama Islam yang ngajar kelasku waktu itu. Udah gitu ketuker pula namaku sama temenku yang muslim. "Kamu mau kema...

Toleransi yang sebenarnya

Halo, sebelumnya aku ceritain ya kok aku juga ikutan #RamadhanBercerita? Haha, gini gini, awalnya aku baca postingan blognya @RoniArmor gitu tentang #RamadhanBercerita. Gak cuma itu, beberapa teman komika dari malang kok juga bikin postingan dengan tagar yang sama, jadilah aku penasaran dan tanya ke @RoniArmor asal mula kejadian ini (kok kejadian?) dan aku boleh ikutan gak? Eh ternyata boleh. Yauda, aku ikutan, padahal sih tadi cuma basa-basi doang... hahahaha. No, i also have a story about Ramadhan meski aku ga ikutan Ramadhan soalnya aku nasrani (yang cuma ke gereja kalo mood doang).       Dari judul yang kalian baca, you're supposed to know what i'm going to tell you. Ya, toleransi. Sebagai minoritas, pas bulan Ramadhan gini toleransi yang 'harus' aku lakukan adalah ..... ikutan puasa juga. Well, warung-warung makanan pada tutup pas jaman makan siang, yang bikin sebel karena banyak energi terbuang waktu kerja ga bisa diganti, walau kerjaanku cuma duduk depan note...

what i want to do with my life

Lama ga nulis di blog yak. Terakhir ngeblog itu soal #iDonow. Ya gimana lagi, sibuk cari uang buat bayar cicilan Shadowfax (itu nama motorku :p). Kali ini sih mau nulis tentang perenunganku (kampret pemilihan katanya, perenungan :') ) soal hidupku. Kenapa kok merenungi hidup? soalnya kalo merenungi alkitab jadinya Saat Teduh (yang bukan kristen pasti pengen jadi kristen nih supaya tahu maksudnya). Kenapa gak merenungi mantan? Yaela, itu mah kegiatan wajib tiap malem :") . Kenapa gak merenungi dosa? Ya Tuhan Yesus, ini bener juga yak, biar gak bikin dosa mulu X)) . Kenapa gak merenungi materi standup? Enghhh itu bukan direnungin kak, tapi harus di combud-in :| .Ya pokoknya, hari-hari ini, i've been thinking about my life, what i want to do in this life. Oya, kalo yang belum tahu, aku masih berumur 19 tahun, jadinya kalo kalian berekspetasi bakal baca rencana pernikahan, rencana pembelian rumah, investasi, dll yaela... ntar kalian baca hal-hal macam itu 10 tahun lagi. oke, m...